Gunung Lewotolok status SIAGA

Pemerintah Siap Evakuasi Warga Sekitar Gunung Lewotolok
Pemerintah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menyiapkan langkah-langkah evakuasi warga yang bermukim di sekitar Gunung Lewotolok. Itu dilakukan untuk mengantisipasi aktivitas Gunung Lewotolok yang statusnya telah ditetapkan menjadi siaga. “Kita sudah membuka akses untuk memudahkan evakuasi warga dan menyiapkan lokasi evakuasi,” kata Wakil Bupati Lembata Viktor Mado Wutun di Kupang, Rabu. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur, dinaikkan statusnya dari Waspada ke Siaga sejak Selasa (2/1) pukul 23.30 WITA. Warga belum diminta mengungsi. Tapi mereka tidak boleh mendekat radius dua kilometer dari puncak. “Kita sudah mengumumkan melalui pengeras suara dengan menggunakan mobil keliling kepada warga sekitar gunung agar siaga diungsikan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi,” kata Mado Wutun. Ia berjanji terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengikuti perkembangan aktivitas di Gunung Lewotolok. Gunung Lewotolok setinggi 1.455 yang terletak di Kecamatan Ile Ape Timur itu terakhir meletus pada 1920.
Related posts: